mengapa paradigma semua orang tentang menjadi "maha" itu selalu sama?
menuntut semua yang bertitel "maha" agar mereka bisa selalu menghadapi tugas
dan tuntutan mereka yang sama "maha" nya.
bukan berarti ga sanggup sih , cuma bingung aja ,
mengapa selalu dan akan terus selalu dituntut seperti itu ,
padahal kan kita juga manusia , derajat sama ,
cuma tantangannya saja yang sudah lebih spesifik dari langkah sebelumnya
bukannya mau ngeluh atau apa ,
tapi beban tuntutan ini lebih besar daripada hal yang sudah dilakukan
mungkin karena masih proses , dijalani saja dulu
sambil mengatur kembali semua hal yang memang harus dipilah - pilih
sembari mencoba rileks dan kembali mulai berpikir jernih
untuk sang "maha" yang akan selalu memikul tuntutan yang "maha" tidak sedikit
tetap semangat
demi bangsa dan negaramu
yang selalu dihatimu , oh "maha"
para pengabdi tulus dengan cintanya..... untuk agamanya , negaranya , bangsanya dan keluarganya
No comments:
Post a Comment