23/02/2014

ampas kopi

menyeruput kopi sambil memandang kejauhan
apakabar dirimu yang ada di seberang kota?
merindu hati ini
pilu
pahit
tak sedap lagi

kau telah memasuki hidupku terlalu banyak
bagai kopi yang terlalu kental
hingga banyak ampas yang tersisa
hingga ingin rasanya menyeduh lagi hingga sama seperti sebelumnya

kamu , aku , kita yang pernah satu
seperti gula larut dalam larutan kopi
kini terpisah
ya , kamu lah ampas kopi-ku

this picture isn't mine . source : google




No comments:

Post a Comment