22/02/2017

Satu Jam Saja

Izinkan aku untuk kembali pada waktu malam itu
Kala sinar rembulan menerangi malamnya
Diantara lamunan-lamunan dan kegamangan akan kehidupan
Sungguh ia datang dengan segalanya

Aku tidak pernah sadar bahwa itu adalah permulaan dari segala gundah ini
Saat engkau mulai menebar senyuman
Seraya berkata
"Jingga, ayo kita sama-sama pergi"
Aku tanya
"Kita akan kemana?"
Ia menjawab
"Kemana tempat kita bisa saling memenuhi hati kita yang kosong.
 Kumohon, temani aku, dan akan aku antar engkau kembali ke sini nanti"
Aku mengangguk tanpa keraguan setitik pun.

Bersamanya, aku merasa dunia berhenti berputar
Bersamanya, aku menikmati setiap detik, setiap waktu aku diberi kesempatan untuk melihat sudut matanya yang kosong
Bersamanya, segala gundahku sirna sudah
Satu jam saja bersamanya, tapi akan kunikmati selamanya.
Bisakah aku kembali ke satu jam itu?
Dimana aku lupa dan tenggelam dalam indahnya sudut matamu

Kembalikan senyum itu, tawa itu
Satu jam, saja.



No comments:

Post a Comment