19/09/2015

Cukup

Meluap luap
Terlalu banyak hal yang ingin aku lakukan
ingin ku katakan 
namun aku hanya bisa terdiam

Aku tidak pernah tahu mengapa seperti ini
Diriku bagai kehilangan jati dirinya
Dihadapanmu

Aku tak ingin bermain dalam wahana seperti ini
Tak ingin terlarut 
Bahkan yang diriku sendiri tak bisa mengendalikannya

Beritahukanlah
Sampaikanlah
Katakanlah
Ungkapkanlah

Segala resah, ketidak berdayaan
Apapun yang membuat semuanya seperti ini
Ku hanya ingin tahu
Sama seperti apa yang tidak (ingin) kamu ketahui dari aku

Sudahilah semua ini
Tolong , aku lelah bermain seperti ini
Bukan waktunya lagi diam
Namun sekarang ini saatnya ku melangkah

Dari ketidak tahuan menjadi kejelasan. 

05/09/2015

Lebih dari cukup

Ada batas-batas dimana seseorang tak lagi mampu menggapai harapannya
Namun siapa yang tahu dan membongkar batas itu
Kita tak akan pernah punya cukup waktu
Untuk mengetahuinya

Lalu siapa bilang kekurangan membuat seseorang ingin lebih
Tak pernahkah kau sadari kekurangan itu bukanlah kurang
Namun hanya belum  sampai
Tidak kah pernah kau merasa cukup

Sudah , ini sudah berlebihan
Laksana air tumpah dari bejana yang penuh
Hingga langit pun keheranan
Ada rasa tak terkendali yang tak pernah bisa kuhindari

Hingga pada waktunya nanti aku kan lelah
Menanti semua jawaban tanya tanpa asa
Aku ingin lelah
Karena semua ini sudah lebih dari cukup


- depan laptop , 5/9/2015-

03/09/2015

Hangat

Lalu kau genggam tanganku
Merasakan jari jemarimu menggapaiku
Lalu seketika darahku mengalir deras
Ku rasakan ada sesuatu yang berbeda

Saat itu ku hanya berusaha meraihnya
Sama dan setara
Biar tidak ada jejak sepihak

Lalu api yang membesar mulai memancarkan kehangatannya
Api cintamu yang membara
Lebih besar dari api lilin

Hingga kau tersenyum ke arahku
Membawa rasa ini semakin mendalam
Hingga menghangatkan sekujur tubuhku



- Depan laptop
3/9/2015 -



18/08/2015

Tali sepatu.


.......Lalu aku ikat tali sepatuku yang tiba-tiba saja lepas. Sambil merunduk , aku tidak memperhatikan  ada suatu sinar yang mengarah padaku. Aku tidak dengar suara klaksonnya. Aku hanya tidak ingin mengetahuinya sebelum tali sepatuku terikat.
(Lalu aku tertabrak mobil)

Sejenak saja aku lupa semuanya, aku tak ingat apa apa, aku tak tahu berada dimana. Yang kali ini aku bisa lihat hanya suatu cahaya putih