15/02/2016

Berdua

Sebatang rokok menemanimu di pagi hari
Sambil menyeruput secangkir kopi nan pahit
Sambil membayangkan bagaimana kekasih bercerita hari ini

Mengingat cerita duduk berdua di halaman depan itu
Membuatnya teringat kembali
Akan manisnya hari itu

Bagaimana ia bisa lupa?
Sejenak yang terasa begitu lama
Menggoreskan kesan nikmat dan keindahan sendiri dalam tubuhnya
Dunia terasa hanya milik berdua

Berulang,lagi

Tiap waktu mereka bercengkrama
Diantara dunia yang berjalan seiring
Dan mereka yang saling mengiringi

Dan sebatang rokok pun habis dihisap kenangan
Segelas kopi lenyap diserap kehangatan jiwamu

Akankah engkau tahu, rasanya menjadi aku?
Yang hanya bisa menjadi korek api-mu
Menjadi biskuit pelengkap obrolanmu

Aku sendiri
Ketika,
Seolah hari kemarin dan seterusnya milik kalian berdua
Berdua,
Dan aku sendiri meneduh sendiri dibawah payung memandangi hari yang mendung
Mendung karena semesta menangis
Karena aku sedang bersedih
Menyapih lembaran lama
Yang tak bisa aku renggut kembali.

Berdua,
dan aku sendiri.

No comments:

Post a Comment