Aku kini yang terbiasa kaku di hadapanmu
Mencoba memahami sambil menerka apa yang harus aku lakukan
Apakah aku akan lanjutkan langkah ini atau akan mundur
Di malam itu , aku menyadari
Ada yang berbeda
Senyum itu, tak seperti biasanya
Tak biasanya.....
Malam ini bisa kulihat lagi kilasan wajah beberapa tahun lalu
Dimana aku belum tahu
Bahwa engkau dan aku yang 'kan berakhir seperti ini
Dibawah langit ini aku menengadahkan kepalaku ke atas
Melihat bulan
Sempurna
Bersamamu
Kita sedang dalam perjalanan pulang, sayang.
Pulang ke pelabuhan kita yang baru
Walau kadang aku rindu kita yang dulu
yang bahkan satu senti pun tak punya jarak
Namun , dunia berputar , kita bertumbuh
Tak apa , sayang.
Malam ini aku sudah bisa senang dapat mengenangmu, dibawah langit itu.
Terimakasih, kamu.
No comments:
Post a Comment