Sayangku , di usia ku yang saat ini sudah melewati 20 tahun , aku tidak lagi ingin hanya memikirkan bagaimana gejolak ini hadir
Sayangku , aku mohon maklumi aku yang sedang berusaha fokus untuk menata diriku , tentu saja untuk masa depan kita juga
Sayangku , di usiaku ini , aku juga memikirkan tidak hanya bagaimana saat ini kita bisa bersama , tapi juga aku harus memikirkan bagaimana nanti aku dapat menjadi seseorang yang sanggup bersamamu dalam suka maupun duka
Sayangku , di usia yang lebih dari 20 tahun ini , aku tak lagi hanya berpikir tentang kesenangan saat ini , tapi bagaimana saat masa tua kita bersama, kita bisa melihat anak-anak kita nanti tumbuh bahagia
Sayangku , di usia ini , aku tidak lagi ingin egois untuk mendapatkan afeksi ,tapi juga aku harus bisa membagi rasa sayangku ke keluargaku , keluarga kita nanti , dan dirimu kelak
Sayangku , maafkan aku yang sedang tidak ingin selalu berdua denganmu , lagi-lagi aku sedang ingin fokus dengan masa depanku, dan semoga kamu pun begitu, demi masa depan kita.
Sayangku , sampai berjumpa di masa yang tepat.
Sayangku , siapakah kamu?
Masih misteri rupanya.
-j-
No comments:
Post a Comment