19/11/2014

Lagi...

Semenjak bulan September waktu itu , hidupku sedikit mulai berubah , aku mulai berani (lagi) untuk membuka diriku kepada yang benar-benar baru dalam hidupku. Tak lagi ku kunci seperti masa lalu. Tak adalagi sisa tempat untuk masa lalu. 

Memperbanyak teman, kawan , sahabat , itu menyenangkan. Mendengarkan cerita orang lain , sedihnya , senangnya , tawanya , candanya , itu sangat menyenangkan. Sekarang aku sedang berada di posisi yang sangat nyaman. Dikelilingi oleh orang-orang yang alhamdulillah selalu mendukung. Walaupun masih terbesit pikiran-pikiran nakalku, sedikit memperkeruh suasana. 

Namun , seseorang mengatakan "Your life is (MUST BE) good , jul. You are surrounded by lovely people , you are in lovely places, they are taking care of you by their own way and yes , anything else? Your lovable self jul , yes you are loveable" . So happy to hear that , right?

Sudah lama aku tidak mendengar lagi kata-kata itu , lama sekali... Terlalu lelah dengan urusan permainan menjatuhkan diri sendiri ke jurang yang sama (lagi) , terlalu banyak urusan yang membunuh diri sendiri, sehingga menciptakan imajinasi-imajinasi liar yang bahkan sebenarnya aku pun tidak membutuhkan pikiran-pikiran itu.

Tapi lagi , diriku ini anaknya senang berkutat dengan cerita masa lalu. 

Semalam , maaf aku masih membayangkan yang lain ketika berada bersamamu
Seperti terulang kisah 2012-2013 lalu.
Sedih , kangen , rindu , apapun itu. Campur aduk. Mata terlanjur berkaca kaca. Ya aku berpura-pura malam itu. Raga bersama siapa , namun rindu ada dimana. 
Namun , itu hanya klise saja. Aku tetap senang kok. 
35 menit singkat , ya benar-benar singkat. Sangat singkat. Ya hujan yang mempersatukan dan memisahkannya.
Senang rasanya akhirnya merasakan kembali tahun kejayaan 2012-2013 itu , walaupun dengan cerita yang berbedaaaaaaa. sangat berbeda. but i'm so happy *KYA KYA KYA*

"satu hal , aku hanya ingin bertemu kamu kok. kue yang kamu janjikan itu hanya bonus pertemuan kita saja."
"mau kemana? makan burjo? tapi penuh deng" I haven't told ya if I had green bean allergic. hufty huft.
"terimakasih untuk waktu singkatnya dan kuenya yang enak, bu." (dan aku gapernah mengerti why you always call me like dat, sir)
"tahun depan aku pengen liat kamu maju di Fapsi. Jangan sampe berlian yang waktu itu didapetin sama kita ga kamu gunain"
"

Terimakasih 35 menitnya ditengah kesibukan malam tadi. Senang mengenalmu semenjak organisasi itu hadir. Semangat ca-kahim. Semangat.
Semoga waktu yang kamu harus ikhlaskan demi cita-cita benar-benar di maksimalkan.

07/11/2014

Hai, kawan.

Unpad Jatinangor , 5-11-2014. Orientasi KK TNT, sawah kecil di bawah Jembatan Cincin

Bahagia itu sederhana , kawan , seperti ini , dibawah langit sore , memandangi warna padi yang mulai menghijau , sambil mendengar angin berhembus , seraya berbincang dengan kawan baik.
Hidup itu harus seimbang ,kawan , kita boleh sibuk dengan segala rutinitas yang membunuh , tapi waktu senggang juga punya hak untuk diisi kawan, ya , seperti ini, bersantai dan duduk di hamparan rumput hijau nan luas.
Mata ini butuh dimanjakan, kawan. Ya , sesederhana ini. Cukup memanjakan mata , segar nian rasanya. Tak lagi terasa penat , dihati dan dijiwa.
Setiap bagian dari bumi dan langit punya pesona-nya masing-masing kawan. Sama seperti kita , setiap manusia punya keunikan masing-masing.


Intinya , ciptaan-Nya itu selalu indah , kawan. Seluas apapun cakrawala yang kau lihat , tak pernah Allah swt. mengecewakanmu dengan ciptaan-Nya bukan? ya , Allah swt. , Ia memang Maha Sempurna , tak ada yang melebihi kesempurnaan-Nya dari siapapun dan dari apapun selain Dia.


Dan rasanya aku ingin kembali kesana, mengabadikan cerita singkatku lagi , bersama kawan-kawan tnt. walau hasil gambarnya tidak bagus , semoga makna yang aku tampilkan melalui  gambar ini bisa dipersepsikan sedemikian rupa olehmu, kawan.

Jatinangor , 7 November 2014. 00.51 .

Akhirnya gue punya postingan bahagia. Sesuai janji gue, via Instagram dan Blog Pribadi.

04/11/2014

just be grateful :")

ya , lagi lagi aku hari ini ditegur oleh-Nya yang kesekian kalinya.



Sore ini , dikala langit sangat sendu , suasana hati sendu pula. Seseorang sedang menungguku, untuk menceritakan sesuatu , aku pikir hanya cerita biasa mungkin....mungkin. Terlalu banyak kata mungkin dalam benakku saat itu. Oke, kami memutuskan untuk mencari tempat senyaman mungkin sore itu , aku memilih untuk disini , selasar ini, ya sedikit banyak manusia hilir mudik , tapi tak mengapa bagiku , cukup untuk memandang ke langit ketika aku merasa tak lagi fokus , hanya untuk mengucap sedikit syukur setelah melihatnya , batinku mengucap. Sore itu aku cukup lelah , aku baru saja kembali sehabis mengambil jadwal terapi , ya , namun aku tidak sejatinya sakit ko InshaAllah.... hanya butuh sedikit penanganan non medis , eh medis deng.
Cerita ini berawal dari sebuah kejujuran menyakitkan hari ini , yang sudah ku duga sebelumnya. Aku memang merasa akhir-akhir ini aku berubah terlalu signifikan , aku mulai membuka tembok yang selama ini sudah kubangun sendiri , kasarnya, "aku membuka jalan ke nerakaku sendiri". Aku berpura-pura tidak tahu saja , lalu aku bertanya

"ya, mau ngapain ya kira-kira kita?"
"aku mau ngasih tau sesuatu jul. serius ya ini"

serius kali rupanya....ucapku dalam hati....

"sebenernya ga tega sih ngasih taunya , tapi kalo ga dikasih tau juga berarti aku jahat"
"apa toh? langsung aja, aku merasa sesuatu yang aneh soalnya"

oke, aku menyanggupi untuk menyayat luka ku yang belum sepenuhnya sembuh setelah beberapa hari kemarin merasa terluka. dengan logat yang sedikit campur-campur , bicara aku-kamu namun kadang gue-elu. aku merasa dunia sedang bercanda, namun tidak. ini nyata




02/11/2014

Ada apa?

Malam yang indah , pemandangan luar pun indah, lelah aku memandang langit yang gelap, saatnya ke kamar. Saat aku sudah masuk kamar , ternyata terdengar suara yang biasa ku dengar sepulang kampus , ya mereka kawan kawanku, semenjak dari kosan lama hingga kini , kami selalu bersama. Pergilah aku ke kamarnya. Kami berbincang bersama menyambut salah satu dari kami yang baru saja pulang dari Jakarta. 

"ngapain aja kamu di jakarta , cha? kayaknya dari updatenya asik banget deh" aku bertanya layaknya detektif
"cuma ke rumah opa aja kok"
"ohya , gimana kmrn uts terakhir , cha?" c
Aku meminta kawan-kawan ku di kosan untuk pergi bersama keluar sejenak , menghilangkan penatku yang sudah membuat ku berteriak dalam diri dari kemarin. Awalnya aku berencana untuk makan , tapi tidak , nanti aku gemuk , dalam batinku. Salah satu dari kami menyeletuk 

"nonton aja yuk ,